MULTIBET adalah agen bola dan agen judi online SBOBET, IBCBET, CASINO, POKER dan BOLA TANGKAS... Terima kasih telah memilih kami sebagai agen terpercaya Anda.. Kepercayaan Anda kepada kami adalah jalan utama kami untuk menjadi yang Terbaik, Terbesar dan Terpercaya.

Setiap Deposit Bonus 5% SBOBET, IBCBET, 368BET, CASINO SBOBET, ASIA8BET, dan 10% BOLA TANGKAS

Customer Service

Safesite – Bet Explorer

Trust-Seal

Taruhan Bola – Pelatih Roberto Mancini geram melihat performa strikernya saat Inter Milan ditahan imbang Carpi 1-1 pada Minggu (24/1/2016).

Inter Milan sebenarnya sudah unggul 1-0 sejak menit ke-39 melalui gol Rodrigo Palacio. Bahkan angin segar terus menghinggapi kubu Biru-Hitam seusai pemain Carpi, Lorenzo Pasciuti dikartu merah pada menit ke=83.

Akan tetapi, Inter Milan justru gagal mempertahankan kemenangan lantaran Carpi bisa menyamakan kedudulan lewat pemain pengganti, Kevin Lasagna, pada menit ke 90’+2. Ini adalah untuk ketiga kalinya Inter Milan gagal menang di Serie A.

“Kami punya masalah lebih besar, yaitu kemampuan mencetak gol. Striker kami tidak bisa hanya berdiri menunggu bola datang. Sepak bola terdiri dari otak serta otot,” ucapnya seusai pertandingan kepada Mediaset Premium.

“Kami memiliki tujuh peluang mencetak gol hari ini. Kemudian, pada menit ke-92 kami tertidur,” tuturnya lagi.

Mancini pun tanpa pikir panjang langsung mengkritik Icardi yang menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.

“Saya berusia 50 tahun dan bisa mencetak gol itu. Anda harus mencetak gol di sana, hanya itu,” ujar Mancini.

“Striker perlul menyadari bahwa mereka harus bekerja bahkan hingga menit ke-92, untuk mendapatkan bola dan melindunginya,” kata mantan manajer Manchester City itu.

Kemenangan terakhir Inter di pentas Liga Italia adalah kala bertamu ke markas Empoli pada Rabu (6/1/2016). Saat itu, Icardi menjadi pencetak gol penentu yang membawa Inter memetik tiga poin dengan hasil 1-0.

Mancini menyampaikan kemarahannya lantaran Inter terlalu sering menang tipis dan membuang banyak peluang.

“Kami harus menyadari bahwa 1-0 bukanlah hasil yang solid. Tim lawan selalu bisa mencetak gol, jadi kami perlu tekad untuk menghabisi mereka,” kata peraih Italian Football Hall of Fame 2015 itu.

“Kelihatannya kami harus terjun di bursa transfer dan membeli striker lain,” tuturnya.

Dengan hasil ini, Icardi cs terpaku di posisi keempat dengan raihan 41 angka. Mereka tertinggal 6 poin dari sang pemuncak klasemen, Napoli.

Share Me

DIrekomendasikan

Copyright © 2011 Multibet88 All Rights Reserved.
Best Viewed with Google Chrome & Firefox